Selasa, 20 Januari 2015

PT. Hadena Penipu

Siang itu mama saya pergi ke ciputat untuk mencari kantor PT. Hadena. Beliau mendapatkan lowongan dan alamat dari temannya.
Sesampainya di ciputat, ia tidak temui alamat tersebut. Mama saya tanya alamat tersebut kesana-kesini, ke orang lewat, bahkan sampai ke tukang ojeg. Akhirnya mama saya menemukan alamat itu, kebetulan tidak jauh dari tempat mama saya bertanya ke tukang ojeg. Lalu mama saya jalan kaki mengarah kesana. Dari kejauhan mama saya dipanggil dengan seseorang, orang itu berteriak dan bilang "silahkan kesini bu, langsung kerja". Mama saya langsung heran dan melihat kiri-kanan dalam hati berkata "Masa kantor begini amat sih, dekil, karyawannya pun gak rapih, meja kantornya cuma satu. Kantor apaan ini".
Dengan rasa takut tp penasaran, akhirnya mama saya masuk ke kantor tersebut. "Permisi mbak, apa benar ini PT. Hadena yg ngelem teh itu?" Tanya mama. "Iya benar sekali ibu, silahkan ibu isi registrasi dulu" Kata sang pegawai. Mama saya heran, di kertas registrasinya tertulis dikenakan uang Rp.50.000. Lantas mama saya langsung bertanya "Mba ko ada pembayaran?", si mbaknya langsung menjelaskan dengan detail akan komisi yg didapat dari hasil ngelem teh yg akan mama saya kerjakan. Lumayan besar juga sih keuntungan yg didapat.
Tapi impossible sekali, seorang pengelem teh mendapatkan keuntungan ratusan ribu.
Yang lebih aneh lagi, mama saya dipaksa untuk bayar, tapi mama saya ngeles dengan alasan tidak punya uang. Sampai-sampai mbaknya maksa mau anterin ke ATM.
Hati mama saya semakin kacau, risih dan tidak percaya lagi sama PT itu.
Sesampainya dirumah, mama baru menceritakan semuanya sama saya.
Mama saya memang terbiasa bekerja, makanya mama dengan semangatnya mengunjungi PT tersebut. Tapi ternyata Pt itu penipu.
Saya kaget. Alhamdulillah Allah masih melindungi mama saya dari tipuan orang jahat.
Jika anda sedang mencari pekerjaan, berhati-hatilah karena banyak sekali kasus penipuan tentang PT abal-abal yang mengajak kalian untuk bekerja. Padahal secara perlahan mereka akan memeras anda. Jangan hanya dengan diiming-imingkan gaji anda jadi mau dan nurut dengan perusahaan tersebut.
Teliti lah, berhati-hatilah, cerdas lah memilih pekerjaan untuk masa depanmu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar